Loading...

Advertisement

Awkarin hingga Boy William di Pusaran Kasus Carding

Awkarin hingga Boy William di Pusaran Kasus Carding
Editor : Melati Wow — Jumat, 24 Juli 2020 09:07 WIB
terasjakarta.id

Kasus pembobolan kartu kredit atau carding menyeret beberapa nama selebritis Tanah Air termasuk aktor Boy William, selebgram Karin Novilda alias Awkarin, hingga Ruth Stefanie yang telah memenuhi panggilan aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk pemeriksaan.

Sebelumnya, nama Awkarin dan Ruth Stefanie telah diperiksa aparat kepolisian pada 5 Maret 2020 lalu. Saat itu, keduanya dicecar sebanyak 30 pertanyaan mengenai keterkaitan mereka dengan akun travel di Instagram @tiketkekinian.

Seusai menjalani pemeriksaan selama hampir 7 jam, Awkarin enggan berkomentar kepada awak media. Saat itu, ia mengatakan bakal angkat bicara setelah ada kejelasan kasus yang melibat dirinya itu.

"Nanti ya, jangan dulu (sekarang)," ujar dia saat itu.

Lain hal dengan Awkarin, Ruth Stefanie justru dengan gamblang mengakui jika dirinya memang pernah menjadi artis endorse dan mendapatkan sejumlah voucher hotel dan pembayaran jasa dari pengelola akun @tiketkekinian.

"Iya kita di-endorse. Tawaran diberi voucher hotel, fee atau semacam pembayaran jasa," ujarnya waktu itu.

Ruth Stefani

Selebgram Ruth Stefani saat memenuhi panggilan pemeriksaan kasus pembobolan kartu kredit di Mapolda Jatim, Kamis 5 Maret 2020. (Foto: Tagar/Ihwan Fajar)

Sedangkan pada Rabu 22 Juli 2020, giliran aktor sekaligus YouTuber Boy William yang diperiksa oleh aparat kepolisian di Mapolda Jawa Timur. Pasalnya, ia juga diduga pernah tercatat menerima endorse berupa tiket pesawat pulang pergi ke Eropa.

Selain itu, Boy juga diduga turut mempromosikan akun travel bermasalah tersebut agar banyak mendapatkan pengikut dan pelanggan.

Setelah menjalani pemeriksaan, Boy William mengaku kapok menerima endorse, terutama dari orang yang tidak jelas asal-usulnya sehingga membuatnya dipanggil oleh polisi.

Kepada awak media, Boy juga menegaskan jika hubungannya dengan pelaku pembobolan kartu kredit sekaligus pengelola jasa travel itu hanya sebatas antara public figure dengan kliennya.

"Berdasarkan pengalaman saya, dan semoga public figur lain bisa lebih selektif dalam mengambil pekerjaan dan juga mengambil endorse," kata Boy, dikutip Tagar pada Rabu, 22 Juli 2020.

"Kita itu hanya sebagai orang yang memiliki digital platform yang menyediakan jasa promosi buat mereka, dan mereka juga menyediakan jasa untuk kita terbang. Jadi sama-sama barter value aja," ujar dia.

Tersandung kasus tersebut, Boy William kemudian meminta maaf kepada para pengikutnya di Instagram karena telah menerima endorse bermasalah. Pasalnya, bisa jadi ada orang yang mengikuti akun sosial medianya terpengaruh.

"Karena kita harus sadari kalau kita punya followers yang cukup luas dan dengan saya meng-endorse sebuah perusahaan yang mungkin bisa dibilang, sorry, kurang jelas," kata Boy William.



awkarin boywilliam

Loading...

Related Post