Loading...

Advertisement

Sepekan Dua Petugas PPSU Meninggal Dunia Ditabrak, Purwanto: Harus Ada Tambahan Keamanan Saat Bekerja

Sepekan Dua Petugas PPSU Meninggal Dunia Ditabrak, Purwanto: Harus Ada Tambahan Keamanan Saat Bekerja
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Purwanto (ist)
Editor : Potan News — Senin, 27 Juli 2020 12:32 WIB
terasjakarta.id

Petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasana Umum (PPSU) kembali menjadi korban tabrak lari. Dalam sepekan terakhir, ada dua petugas PPSU yang tertabrak hingga tewas, yaitu Taka dan Jamaludin.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Purwanto mendesak Pemprov DKI membuat solusi baru maupun jaminan keamanan pekerja PPSU dalam bertugas.

Menurut Purwanto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Gerindra itu, jaminan tersebut bisa berupa penambahan alat keaelamatan di lapangan seperti tanda pengaman tambahan.

“Harus ada alat pelindung diri. Karena saya lihat mereka hanya memakai rompi oranye tipis tanpa perlindungan khusus, kalau bisa ada tanda pengaman,” kata Purwanto saat dihubingi terasjakarta, Senin (27/7/2020).

Purwanto menjelaskan, alat pelindung diri yang diberikan untuk petugas PPSU misalnya dengan memberikan rambu saat bertugas, dan pelindung keselamatan ketika bertugas mengawasi galian di jalan. Juga dengan memberikan bantuan kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan untuk keluarga petugas PPSU.

“Hubungan antara PPSU dan PJLP di DKI Jakarta akan dilakukan peninjauan ulang, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh DPRD DKI Jakarta. Dengan gaji UMR, tetapi belum ada jaminan khusus (untuk petugas PPSU). Harus kita bisa sikapi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku akan mencari kebijakan baru untuk menunjang keselamatan petugas PPSU. Ia menyebut akan ada aturan waktu jam kerja yang baru serta pengamanan bagi PPSU tingkat kelurahan dan kecamatan saat bertugas.

"Yang lebih penting sekarang tidak hanya hanya pengaturan jam kerja, tetapi pengamanan bagi anggota PPSU dan ini menjadi perhatian kita bersama," kata Riza dalam keterangan tertulis di situs timur.jakarta.go.id pada Minggu, 26 Juli 2020.

Untuk diketahui sebelumnya, Petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat, Taka (42 tahun) yang sedang bertugas membersihkan jalan, menjadi korban tabrak lari di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, pada Rabu (22/7) Pagi.

Berselang dua hari, Jamaludin, petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) di Cipayung, Jakarta Timur meninggal dunia akibat tabrak lari. Peristiwa terjadi di Jalan Raya Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (24/7) sekira pukul 15.15 Wib.

Dua Petugas PPSU Meninggal Dunia Purwanto Tambahan Keamanan

Loading...

Related Post