Loading...

Advertisement

Pemprov DKI Pinjam Dana ke PT SMI, Jupiter: Kebijakan yang Gegabah

Pemprov DKI Pinjam Dana ke PT SMI, Jupiter: Kebijakan yang Gegabah
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Jupiter (ist)
Editor : Potan News — Selasa, 28 Juli 2020 12:00 WIB
terasjakarta.id


Pemprov DKI mengajukan pinjaman ke perusahaan BUMN, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 12,5 triliun dengan rincian sebesar 4,5 triliun untuk tahun 2020 dan sebesar Rp 8 triliun untuk tahun 2021.

pinjamanan dana tersebut bagian dari mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional di Jakarta akibat pandemi Covid-19.

Menanggapi kebijakan Gubernur tersebut, Anggota Komisi C DPRD DKI, meminta tidak gegabah. Sebab, pinjaman uang sebesar itu berkonsekuensi pada bunga yang tidak kecil. Sehingga justru akan membebani keuangan Pemda DKI.

“Kalau kita asumsikan bunga terendah saja, dari pinjaman itu 0,5 persen dikalikan 12 bulan, berarti 6 persen per tahun. Artinya, dari 12,5 triliun itu Pemda nantinya wajib membayar 62,5 miliar setiap bulan. Kalau dikalikan 10 tahun, maka total bunga yang harus dibayarkan dari pinjaman ini berarti 7 Triliun. Bunga yang sangat fantastis!,” kata Jupiter saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Jupiter lantas memandang, uang sebesar itu tidaklah rasional kalau hanya untuk sekedar bayar bunga.

“Mending uang itu dibuat membantu warga miskin, misalnya digunakan buat menyelamatkan anak-anak di DKI yang putus sekolah. Bayangkan, dengan bunga sebesar itu berapa siswa yang bisa diselamatkan,” jelas Jupiter.

Karena itu, Jupiter berharap Anies sebaiknya berkonsultasi dulu dengan DPRD DKI Jakarta. Tujuannya, agar wakil rakyat di Kebon Sirih dapat memberikan padangan dan masukan-masukan yang positif.

“Pemda itu kan bukan hanya eksekutif, tapi juga legislatif. Maka itu, penting bagi Pak Anies mendengarkan dulu masukan-masukan dari kami,” tegas Anggota Fraksi NasDem itu.

Untuk diketahui, dampak pandemi Covid-19 memang sangat luar biasa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan mengalami penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai Rp 31,13 triliun. Untuk menutupi penurunan PAD dan pemulihan ekonomi di Ibukota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun terpaksa mencari pinjaman.

Gubernur Anies, akhirnya meminjam uang ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 12,5 triliun. Perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tentang pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7).

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada Ibu Menteri, kemudian juga seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan PT SMI, karena ini pertama kalinya kami mendapatkan pinjaman lewat PT SMI,” ujar Anies.

Menurut Anies, uang pinjaman itu akan digunakan untuk pendanaan pengendalian banjir; peningkatan pelayanan air minum, pengelolaan sampah, peningkatan infrastruktur transportasi, peningkatan infrastruktur pariwisata dan kebudayaan, dan juga olahraga.

Tak hanya itu, kata Anies, uang pinjaman tersebut juga akan digunakan untuk stimulus menggerakkan perekonomian.

“Melalui perjanjian kerja sama ini, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat melanjutkan pembangunan daerah yang sebelumnya tertunda akibat kontraksi ekonomi,” terangnya.

Pemprov DKI Pinjam PT SMI Jupiter Kebijakan Gegabah

Loading...

Related Post