Loading...

Advertisement

Besok Puasa Arafah, ini Keutamaan Ganjaran Bagi yang Menjalan

Besok Puasa Arafah, ini Keutamaan Ganjaran Bagi yang Menjalan
Jamaah haji saat wukuf di Arafah (ist)
Editor : Potan News — Rabu, 29 Juli 2020 15:30 WIB
terasjakarta.id

Menjelang hari raya Idul Adha 2020, sejatinya umat Islam di seluruh dunia disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Dari literatur kajian fiqih Islam, sangatlah merugi apabila umat Islam melewatkan amalan puasa satu ini. Kenapa begitu?

Sebab, dalam memasuki bulan Dzulhijjah, bulan dimana 10 hari pertama bulan tersebut memiliki banyak sekali keistimewaan. Bahkan sama seperti keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Jika pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa dan lebih baik daripada seribu bulan yakni malam Lailatul Qodar, maka di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini juga ada hari istimewa yakni tanggal 9 Dzulhijjah.

Di bulan Dzulhijah, terdapat amalan-amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji. Amalan tersebut yakni puasa di hari Arafah, atau tepatnya di hari kesembilan bulan Dzulhijah.

Bagi umat Islam, memperbanyak ibadah sunnah adalah sangat dianjurkan dan terdapat keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT, khususnya ketika melaksanakan puasa sunnah. Karena hal ini merupakan salah satu cara kita untuk dapat dekat dengan Allah SWT.

Bahkan Allah SWT, di dalam hadis qudsi berfirman bahwa Dia suka dengan hamba-Nya yang selalu mendekatkan diri kepada- Nya melalui ibadah-ibadah sunnahnya. Hadis tersebut disampaikan oleh sahabat Abu Hurairah dari Rasulullah SAW, beliau bersabda bahwa Allah SWT berfirman:

وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

“Dan hambaku selalu mendekatkan diri kepadaku dengan ibadah-ibadah sunnah sampai aku mencintainya.” (HR. Al Bukhari).

Adapun berkaitan dengan puasa sunnah Arafah, ia memiliki keistimewaan jika dijalankan oleh umat Muslim. Abu Qatadah telah meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa Arafah. Lalu beliau menjawab:

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

“(Puasa Arafah itu) melebur dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya dan yang akan datang.” (HR. Muslim).

Selain itu, hari Arafah merupakan salah satu hari yang paling utama. Aisyah Ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ

“Tidak ada hari yang Allah paling banyak membebaskan hambaNya dari (siksa) api neraka daripada hari Arafah, dan sungguh Allah akan mendekatinya dan menampakkan keutamaannya di hadapan Malaikat, lalu Allah berfirman: “Apa yang mereka inginkan?” (HR. Muslim).

Puasa Arafah memang memiliki banyak keutamaan di dalamnya sehingga sangat dianjurkan untuk dilakukan. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim. Bagi Anda yang ingin melaksanakan puasa sunnah Arafah, berikut niat puasanya lengkap beserta lafal dan artinya.

Niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Marilah kita renungkan hadits di bawah ini, yang menjelaskan keutamaan puasa Arafah, yang disyariatkan oleh Ar-Rahman Yang Memiliki sifat rahmat yang luas dan disampaikan oleh Nabi pembawa rahmat kepada seluruh alam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

Olah karena itulah, tidak aneh jika kaum muslimin yang tidak wukuf di Arafah disyariatkan berpuasa satu hari Arafah ini dengan janji keutamaan yang sangat besar. Alangkah pemurahnya Allah Ta’ala. Puasa sehari menghapuskan dosa dua tahun. Kaum muslimin biasa berpuasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan, dan mereka sanggup melakukan. Maka, sesungguhnya berpuasa satu hari Arafah ini merupakan perkara yang mudah, bagi orang yang dimudahkan oleh Allah.

Barangsiapa membaca atau mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia ini pastilah hatinya tergerak untuk mengamalkan puasa tersebut. Karena, setiap manusia pasti menyadari bahwa dia tidak dapat lepas dari dosa.

keutamaan lainnya puasa Arafah bagi yang menjalankannya:

  • Bertambah harta
  • Dijamin kehidupan rumah tangganya
  • Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu
  • Dilipatgandakan amal dan ibadahnya
  • Dimudahkan kematiannya
  • Diterangi kuburnya selama di alam Barzah
  • Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar
  • Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

Demikianlah anjuran puasa sunnah di hari Arafah yang di mana salah satu keistimewaannya adalah dapat melebur dosa-dosa kecil di masa lalu dan yang akan datang dengan izin Allah. Selain itu, hari Arafah adalah salah satu hari istimewa di mana Allah SWT membebaskan hamba-hamba-Nya yang berada di dalam neraka.

Puasa Arafah Keutamaan Ganjaran

Loading...

Related Post