Loading...

Advertisement

Bukan Orang Tua, Ternyata Anak Muda Penyebar Paling Aktif Virus Corona

Bukan Orang Tua, Ternyata Anak Muda Penyebar Paling Aktif Virus Corona
ist
Editor : Potan News — Kamis, 27 Agustus 2020 13:46 WIB
terasjakarta.id

Selama ini para orang tua dianggap sebagai orang yang paling rawan terdampak virus corona. Tapi jangan salah, penelitian terbaru menyebut bahwa orang yang paling berbahaya adalah anak muda.

Para peneliti di University Emory dan Departemen Kesehatan Masyarakat Goergia menjelaskan bahwa orang yang berusia di bawah 60 tahun tiga kali lebih mungkin menulari virus corona ke orang lain dibandingkan orang yang lebih tua.

Data tersebut mengacu pada analisa kasus Covid-19 yang dilaporkan di lima wilayah di Georgia antara Maret dan Mei. Dari data tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa anak muda secara eksponensial lebih mungkin menyebarkan virus penyakit kepada orang lain.

Studi yang dipublikasi di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America ini pun memiliki implikasi penting untuk perencanaan pencegahan yang lebih masif untuk diterapkan kepada anak muda.

Menurut laporan New York Post, penelitian ini dilakukan setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menekankan peran besar orang dewasa muda dalam penyebaran virus, terutama saat mereka kembali beraktivitas, seperti ke sekolah atau aktivitas berkumpul lainnya.

"Orang-orang berusia 20-an, 30-an, dan 40-an semakin mendorong penyebaran virus corona di masyarakat," kata Direktur Regional Pasifik Barat WHO, Takeshi Kasai, menurut laporan Business Insider.

Nahasnya, banyak dari kelompok dewasa muda itu tak menyadari bahwa dirinya terinfeksi Covid-19. Kondisi tersebut meningkatkan risiko penyebaran yang lebih masif dan membahayakan.

Lebih lanjut, White House coronavirus task force member Dr Anthony Fauci sebelumnya sudah menyalahkan anak muda Amerika karena tidak takut akan virus corona ini. Alhasil, penyebaran virus corona terus terjadi hingga sekarang.

"Mayoritas orang yang sekarang terinfeksi adalah anak muda, yang mana mereka kebanyakan terpapar corona karena berada di kerumunan tanpa mengindahkan protokol kesehatan," kata Fauci pada akhir Juni.

Informasi sebelumnya menjelaskan bahwa anak muda lebih kuat dalam melawan virus, namun informasi itu kini keliru. Sebab, efek jangka panjang menjadi risiko nyata bagi anak muda sekarang setelah mereka dinyatakan terinfeksi Covid-19. So, jangan merasa kebal dengan virus ini dan harus mulai disiplin menjalankan protokol kesehatan.




Orang Tua Anak Muda Virus Corona

Loading...

Related Post