Loading...

Advertisement

Sekda Terpapar Covid-19, SGY: Sudah Lama Saya Katakan Balai Kota Harus Lockdown

Sekda Terpapar Covid-19, SGY: Sudah Lama Saya Katakan Balai Kota Harus Lockdown
Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto
Editor : Potan News — Minggu, 13 September 2020 11:27 WIB
terasjakarta.id
Menyusul kabar bahwa Sekda DKI Jakarta Saefullah positif terinfeksi covid-19 yang dapat menimbulkan kematin tersebut, desakan supaya gedung Balai Kota ditutup rapat alias lockdown kembali mengemukan. 

Desakan itu disampaikan Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto. Ia menilai seharusnya sudah sejak lama Balai Kota di-lockdown agar korban tidak semakin bertambah. 

"Sudah sejak lama saya katakan, Gubernur Anies segera lakukan lockdown gedung Balai Kota. Di gedung itu ribuan orang setiap hari berkumpul, jadi mustahil rasanya kalau mereka satu sama lain tidak lakukan kontak fisik. Nah, sekarang yang terjadi sekda sudah terpapar," kata Sugiyanto saat dihubungi terasjakarta, Minggu (13/9/2020).

Menurut SGY peran Sekda sangat sentral dalam pemerintahan. Ia berharap jangan sampai pihak lain yang lebih pentinh dalam menjalankan roda pemerintahan terpapar juga. Hal itu, jelas SGY akan lebih memperparah sebab hingga kini belum diketahui Sekda tertular darimana. 

"Kita belum tahu darimana atau dari siapa Sekda tertular, tapi yang menarik, Sekda positif Covid-19 berbarengan dengan Uus Kuswanto yang baru dilantik menjadi walikota Jakarta Barat pada 4 September lalu. Sebelum dilantik, Uus mengikuti seleksi terbuka yang dilakukan Pansel pimpinan Sekda," jelas SGY. 

Lebih lanjut SGY mengingatkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan hendaknya melakukan tracing (penelusuran) minimal hingga 50 orang yang melakukan kontak dengan Sekda dan Uus setelah keduanya dinyatakan positif Covid-19, dan melakukan swab test kepada mereka, juga kepada Gubernur dan Wagub. 

"Orang-orang yang menghadiri pelantikan Uus pada 4 September juga harus di-swab test," tegasnya. 

SGY mengatakan, kasus positif Covid-19 yang dialami Sekda mengindikasikan kalau Balaikota bisa menjadi cluster penularan Covid-19. Sebab ada kontak yang terjadi dengan Sekda dan yang hadir saat pelantikan Uus. 

"Me-lockdown adalah pilihan pahit yang harus diambil Anies, tapi ini juga menjadi ujian bagi dia apakah dia dapat konsisten dalam memerangi Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus itu," pungkasnya. 

Sekda Covid-19 SGY Lockdown

Loading...

Related Post