Loading...

Advertisement

Mengapa Pemprov DKI Minta Restoran Hanya Layani Makan Bawa Pulang, ini Jawabannya

Mengapa Pemprov DKI Minta Restoran Hanya Layani Makan Bawa Pulang, ini Jawabannya
ilustrasi restoran (ist)
Editor : Potan News — Jumat, 25 September 2020 10:08 WIB
terasjakarta.id

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan alasan bagi pengunjung tempat makan atau restoran tidak diperkenankan untuk makan di tempat dan wajib dibungkus atau take away selama pengetatan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Widyastuti menjelaskan, hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona atau Covid-19 meskipun sejauh ini tidak ada kasus penularan melalui makanan.

"Sejauh ini tidak. Tidak ada yang melalui perantara makanan," ujarnya melalui video di Channel YouTube Pemprov DKI Jakarta, dikutip Jumat (25/9/2020). 

"Tetapi, pada saat berinteraksi sosial antarpengunjung, antarkonsumen yang bercerita atau ngobrol sambil makan, itu potensinya menjadi ada," sambungnya.

Menurut Widyastuti, potensi penularan itu muncul saat seseorang melepas maskernya ketika hendak makan. Selain itu, berpotensi terkena cairan atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara yang biasa disebut 'droplet'. 

"Kita nggak tahu satu ruangan itu siapa saja yang potensi positif, karena tidak ada pemeriksaan swab sebelumnya. Nah, pada saat bersamaan, waktu yang bersamaan, buka masker bersamaan, sambil ngobrol, makan, di situ jadi potensi menular," jelas Widyastuti. 


Pemprov DKI Restoran Bawa Pulang

Loading...

Related Post