Loading...

Advertisement

Kurang Tidur, Berarti Mengurangi Umur Anda! Ini Penjelasannya

Kurang Tidur, Berarti Mengurangi Umur Anda! Ini Penjelasannya
foto istimewa
Editor : Erwan News — Senin, 5 November 2018 12:34 WIB
terasjakarta.id - Aktivitas yang tinggi sejak pagi hingga malam, adalah kebiasaan yang dilakukan orang-orang di kota besar. Hal ini berdampak pada pola tidur mereka.

Tak jarang, orang-orang tersebut tidak cukup tidur. Banyak orang berpikir bisa bertahan dengan tidur kurang dari 8 jam, seperti yang direkomendasikan dokter.

Namun, tahukah Anda, kurang tidur memiliki konsekuensi serius bagi otak dan tubuh manusia?

"Semakin pendek tidur Anda, semakin pendek hidup Anda," ungkap Matthew Walker, ahli saraf yang mengambil kepakaran dalam permasalahan tidur.

Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh hingga 9 jam tidur, bervariasi tergantung kebutuhan tiap orang.

Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, ada beberapa konsekuensi yang dialami oleh tubuh. Di antaranya adalah:

1. Risiko Tinggi Kanker

Kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik sejak lama telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Jenis kanker yang meningkat adalah kanker usus besar (colon) dan payudara.

2. Penuaan Kulit

Menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsin, kualitas tidur yang buruk sangat berkorelasi dengan masalah kulit kronis.

Penelitian ini menemukan kekurangan tidur bisa menyebabkan lebih banyak tanda penuaan kulit. Tak hanya itu, ketika ada kerusakan kulit, kurang tidur membuat proses penyembuhan makin lama.

3. Perilaku Tidak Sehat

Bagi orang yang tidak cukup tidur, mereka akan lebih sulit menolak makanan berkalori tinggi. Mereka juga lebih banyak mendambakan makanan tidak sehat.

Sulitnya penolakan ini karena mereka sulit mengendalikan impuls mereka. Para peneliti berpikir ini akibar dari ketidakseimbangan hormon yang dihasilkan dari kurang tidur.

Hasilnya, orang yang kurang tidur selalu berkaitan dengan obesitas.

4. Lebih Kesepian

Para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang kurang tidur cenderung tidak berhubungan secara sosial dengan orang lain. Kebiasaan ini juga berkaitan dengan rasa kesepian yang mereka rasakan.

Lebih buruk lagi, hal ini semacam lingkaran setan. Pasalnya, kesepian juga makin membuat orang sulit tidur.

5. Memperburuk Ingatan

Bahaya kurang tidur tidak hanya mengintai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Kurang tidur bisa menurunkan ingatan mereka. Anak akan sulit menerima pelajaran di sekolah.

Hal yang sama juga berlaku pada orang dewasa. Gangguan tidur untuk waktu yang lama bisa menyebabkan perubahan struktural otak yang berhubungan dengan memori jangka panjang.

6. Risiko Penyakit Jantung

Ada banyak bukti bahwa kurang tidur memiliki efek negatif pada jantung. Salah satu eksperimen terkait hal ini adalah para peneliti membuat orang terjaga selama 88 jam.Selanjutnya, peneliti mengamati tekanan darah mereka. Hasilnya, tekanan darah orang yang terjaga sangat lama itu meningkat.

7. Sistem Kekebalan Tubuh Tidak Berfungsi

Seperti yang kita tahu, sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk penyembuhan luka atau melawan penyakit. Tapi ternyata, ketika seseorang kurang tidur, sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berfungsi baik.

Kurang tidur dapat menghambat pertahanan alami tubuh Anda terhadap infeksi. Kurang tidur juga tampaknya membuat vaksin yang baru diterima kurang efektif.

8. Risiko Diabetes

Beberapa penelitian pada orang dewasa telah menemukan hubungan yang kuat antara tidur nyenyak dan risiko terkena diabetes. Para peneliti menyebut, tidur lebih banyak dapat membantu mengurangi risiko diabetes untuk remaja.

Ini mungkin karena tidur berhubungan dengan metabolisme tubuh. Kurang tidur pada gilirannya meningkatkan risiko resistensi insulin atau kerap disebut pra-diabetes.(ramdhani)

Kesehatan Tidur Umur

Loading...

Related Post