Loading...

Advertisement

Polres Tangerang Wajibkan Orang Tua Bawa KTP dan KK Jemput Anaknya 

Polres Tangerang Wajibkan Orang Tua Bawa KTP dan KK Jemput Anaknya 
ist
Editor : Potan News — Jumat, 9 Oktober 2020 19:22 WIB
terasjakarta.id

Satreskrim Polres Tangerang Selatan memulangkan 93 pelajar yang tertangkap saat akan mengikuti aksi penolakan UU Cipta Kerja. Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra.

"Ada 93 pelajar yang kita bawa ke Polres sudah dipulangkan dengan cara dijemput oleh orang tuanya," ujar Angga, Jumat (9/10/2020).

Angga menambahkan para orang tua tersebut wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) bila ingin menjemput anaknya. KTP dan KK sebagai bukti bahwa yang bersangkutan adalah orang tua sebenarnya.


"Dijemput orang tua dengan mewajibkan orang tua bawa KTP dan Kartu Keluarga untuk menghindari orang tua palsu. Takutnya dia nyewa abang-abang ojek online untuk ngaku-ngaku jadi orang tua. Jadi untuk antisipasi kita minta KTP sama KK," tambahnya.

Para pelajar, lanjut Angga, telah dilakukan rapid test untuk memastikan agar mereka tidak tertular Covid, sehingga tidak beresiko menularkan ke keluarganya di rumah.

"Semua sudah rapid dan hasilnya non reaktif. Dan semua kita pastikan tidak ada yang membawa senjata tajam dan obat-obatan," tuturnya.


Diberitakan sebelumya, Satreskrim Polres Tangerang Selatan mengamankan 93 pelajar yang akan mengikuti demo penolakan UU Cipta Kerja di depan Gedung Istana Negara, Jakarta. Mereka diamankan lantaran dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kekacauan. 

Polres Tangerang Orang Tua KTP dan KK 

Loading...

Related Post