Loading...

Advertisement

Pemprov DKI Alami Kerugian Rp65 Miliar Akibat Kerusakan Fasillitas Umum 

Pemprov DKI Alami Kerugian Rp65 Miliar Akibat Kerusakan Fasillitas Umum 
ist
Editor : Potan News — Jumat, 9 Oktober 2020 19:47 WIB
terasjakarta.id

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyayangkan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (Omnibus law) dinodai oleh aksi anarkis oknum pendemo yang merusak fasilitas umum. DKI merugi akibat demo anarkis, mencapai Rp65 miliar.

Menurut Wagub Ariza, kerugian yang diderita akibat dari kerusakan fasilitas umum, sementara terhitung sebanyak Rp 65 miliar.

"Kami menyayangkan ada aksi anarkis dari masyarakat jakarta dan sekitarnya, yang telah melakukan pengrusakan tempat-tempat umum, fasilitas umum, di antaranya halte dan pos-pos Polisi, lampu merah, pot dan sebagainya. Kerugian yang dihitung sementara Rp 65 miliar," kata Ariza di Balaikota Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Ariza mengatakan, saat ini sebanyak 25 halte Transjakarta yang dirusak dan dibakar oleh oknum pendemo. Kendati demikian, saat ini layanan Transjakarta kembali normal meski beberapa rute melakukan penyesuaian.

"Tadi malam saya keliling sudah dilakukan pembersihan dan sejak subuh sudah bisa digunakan kembali. Namun, ada beberapa pengalihan-pengalihan rute sedikit, tapi tidak mengganggu dari pada transportasi umum di jakarta," ungkapnya.

Ariza meminta kepada masyarakat ataupun pengunjuk rasa, kedepannya tidak ada lagi pengrusakan fasilitas umum dalam melakukan aksi demonstrasi. Karena hal tersebut akan menyebabkan kerugian bukan hanya Pemerintah namun juga bagi warga Ibukota.

"Untuk itu kami minta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum atau fasilitas trasnportasi atau fasilitas lainnya. Sangat disayangkan karena fasilitas umum yang digunakan untuk masyarakat," pungkasnya.

Pemprov DKI Alami Kerugian Fasillitas Umum 

Loading...

Related Post