Loading...

Advertisement

IMF Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 1,5 Persen 2020

IMF Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 1,5 Persen 2020
ist
Editor : Potan Biz Up — Rabu, 14 Oktober 2020 10:21 WIB
terasjakarta.id

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) kembali revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2020. Proyeksi ditujukan kepada ekonomi dunia, maupun negara maju dan berkembang salah satunya Indonesia.

khusus Indonesia, IMF merevisi kembali pertumbuhan ekonomi nasional menjadi minus 1,5% di tahun 2020. Angka tersebut lebih dalam dibandingkan proyeksi di bulan Juni yang minus 0,3% sepanjang tahun ini.

Sementara untuk keseluruhan ASEAN 5 yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam angka pertumbuhan ekonominya minus 3,4% di sepanjang tahun 2020. Angka proyeksi ini masih memperhitungkan ketidakpastian yang berasal dari COVID-19.

Rinciannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 1,5%, Thailand minus 7,1%, Malaysia minus 6,0%, Filipina minus 8,3%, dan Vietnam minus 1,6%. Dari data tersebut, ekonomi Filipina yang terkontraksi paling dalam.

“Semua pasar negara berkembang dan kawasan ekonomi berkembang akan mengalami kontraksi tahun ini termasuk negara berkembang di Asia,” kata Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath seperti yang dikutip dalam laporan World Economic Outlook (WEO) IMF, Rabu (14/10/2020).

Sementara negara berkembang lainnya di Asia, yaitu China dan India. IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China berada di zona positif yaitu 1,9% di tahun 2020. Sementara India, pertumbuhan ekonominya minus 10,3%.

Sedangkan untuk ekonomi dunia atau global, IMF merevisi menjadi minus 4,4% sepanjang tahun 2020. Angka ini lebih baik sedikit dibandingkan proyeksi sebelumnya yang berada di minus 4,9%.

IMF Pertumbuhan Ekonomi Minus 1 5 Persen

Loading...

Related Post