Loading...

Advertisement

Komisi C DPRD DKI Minta Deviden Pajak Lebih Maksimal Dalam Kondisi Pandemi Covid-19

Komisi C DPRD DKI Minta Deviden Pajak Lebih Maksimal Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Rasyidi
Editor : Potan News — Rabu, 14 Oktober 2020 21:19 WIB
terasjakarta.id

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020.

Pembahasan kali ini dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C Habib Muhammad bin Salim Alatas serta dihadiri Wakil Ketua Komisi C Rasyidi dan beberapa anggota komisi. 

Wakil Ketua Komisi C Rasyidi mengatakan, dalam rapat tersebut pihaknya mempertanyakan besaran PAD yang diterima Pemprov DKI Jakarta terutama berkaitan dengan kondisi pandemi covid-19.

"Tadi pihak eksekutif menjelaskan soal anggaran pendapatan yang sudah diterima. Mereka menjelaskan baru sebesar 24,5 triliun baru sampai bulan oktober," kata Rasyidi, di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020).

Lebih lanjut anggota fraksi PDIP Rasyidi menambahkan, dewan berharap ada berbagai sektor yang bisa diupayakan oleh Pemprov dalam menerima pendapatan. Namun demikian pihaknya juga maklum dengan tidak maksimalnya berbagai kegiatan ekonomi di Jakarta. 

"Sebelumnya ada capaian target sudah kita sampaikan. Kita maklumi kondisi covid saat ini berbagai sektor ekonomi sulit berkembang. Namun demikian sempat ada kesamaan bahwa 33,7 triliun dapat tercapai, akan tetapi ternyata tidak," ujar Rasyidi. 

"Sempat juga ditanyakan soal brokes dan akhirnya sepakat 32,5 triliun," tambahnya.

Rasyidi mengatakan, Eksekutif melalui SKPD terkait perlu memaksimalkan dan menggali potensi pendapatan daerah yang tidak hanya bertumpu dari sektor pajak.

"Pajak itu penting, jangan sampai ada yang semestinya masuk tapi tidak masuk menjadi pendapatan daerah. Lebih dari itu, saya ingin optimalisasi pendapatan daerah dari sektor lain juga dimaksimalkan, akan tetapi eksekutif hanya mampu mendapatkan pajak dari kendaraan bermotor. Kami sebagai mitra siap diajak berdiskusi dan berkoordinasi, kan memang seperti itu fungsi kita. Intinya belum sepakat dan akan ada pembicaraan lebih lanjut," pungkasnya. 




Komisi C DPRD DKI Deviden Pajak Lebih Maksimal Pandemi Covid-19

Loading...

Related Post