Loading...

Advertisement

Pemerintah Arab Saudi Buka Masjidil Haram Untuk Shalat Berjamaah, ini Aturannya 

Pemerintah Arab Saudi Buka Masjidil Haram Untuk Shalat Berjamaah, ini Aturannya 
ist
Editor : Potan News — Minggu, 18 Oktober 2020 18:15 WIB
terasjakarta.id

Setelah tujuh bulan shalat lima waktu hanya boleh dilakukan oleh kalangan terbatas akibat pandemi corona. Akhirnya Pemerintah Kerajaan Arab Saudimengizinkan kembali warganya melakukan shalat berjamaah lima waktu di Masjidil Haram di Kota Suci Makkah.

Kebijakan ini dikeluarkan untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan, seperti dikutip televisi pemerintah Saudi pada Ahad (18/10/2020) pagi, yang dikutip dari kantor berita Reuters.

Sebelumnya, Maret lalu, Kerajaan Arab Saudi melarang sementara ibadah shalat Jumat dan shalat lima waktu di seluruh masjid di Saudi. Namun, larangan itu tidak berlaku bagi dua masjid suci Makkah dan Madinah, yaitu Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi.

Meski demikian, terhadap dua masjid ini diberlakukan aturan pembatasan. Karena shalat berjamaah hanya boleh bagi warga Saudi dan warga asing yang tinggal di Kerajaan tersebut.

Aturan buka-tutup juga diberlakukan. Kedua masjid itu ditutup satu jam setelah shalat Isya, dan dibuka satu jam sebelum shalat Subuh setiap harinya.

Aktivitas umrah pun ditangguhkan. Langkah ini diambil, sebagai upaya tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona di Arab Saudi. Di saat yang sama, langkah sterilisasi juga dilakukan di kedua masjid tersebut.

Aturan itu membuat lokasi thawaf di seputar Kabah terlihat sepi. Penutupan juga dilakukan terhadap akses antara Bukit Safa dan Marwahuntuk melakukan sai, serta akses ke air Zam-Zam, hingga lokasi makam Nabi Muhammad dan dua sahabat, Abu Bakar Sidik dan Umar bin Khattab di Kota Madinah. 

Pemerintah Arab Saudi Masjidil Haram Shalat Berjamaah

Loading...

Related Post