Seorang Perempuan Terkena Peluru Nyasar di Gorontalo

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
3 1 19 News
Seorang Perempuan Terkena Peluru Nyasar di Gorontalo

terasjakarta.id


Seorang ibu rumah tangga di Kota Gorontalo terkena peluru nyasar di bagian paha saat tengah tidur di rumahnya pada malam pergantian tahun, Selasa dini hari (1/1/2019). Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke kepolisian setempat dan masih dalam penyelidikan.

Diduga peluru nyasar tersebut menembus atap rumah dan plafon, kemudian mengenai bagian paha korban Meyske Samaun, warga Kelurahan Limba, Kota Gorontalo.

Korban terkena peluru nyasar saat tengah tidur bersama anaknya di dalam kamar. Sekitar pukul 02.00, tiba-tiba Meyske terbangun karena merasakan panas di bagian paha kirinya yang terluka dan berdarah.

Saat itu, Mesyke mengira luka tersebut hanya akibat digigit serangga. Dia baru sadar telah menjadi korban peluru nyasar setelah suaminya menemukan proyektil peluru di tempat tidur, yang diperkuat dengan plafon kamar tidur yang bolong.

“Awalnya saya mengira luka di paha saya karena digigit serangga,” kata Meyske Samaun, korban peluru nyasar, Rabu (2/1/2019).
 
Peristiwa ini sudah dilaporkan oleh korban ke Polres Gorontalo Kota. Pada Selasa pagi, polisi telah melakukan indetifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa satu butir proyektil peluru.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Handi Senu Nugroho mengatakan, hingga kini kejadian itu masih di tangani oleh Satreskrim Polres Gorontalo Kota. Polisi telah mengamankan barang bukti peluru. “Barang bukti peluru itu selanjutnya akan diuji ke Laboratorium Forensik barestik untuk memastikan jenis peluru,” katanya.

Related Post

Comment