Tega, Darmawan Lempar Bayi Tetangganya di Pasar Rebo hingga Tewas

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
3 1 19 News
Tega, Darmawan Lempar Bayi Tetangganya di Pasar Rebo hingga Tewas

terasjakarta.id


Isak tangis keluarga pecah saat pemakaman Adriayana Claresia di TPU Cawang, Kamis (3/1/2018) sore. Bayi berusia dua tahun anak pasangan Yulia dan Zichamudin itu tewas setelah dianiaya tetangganya sendiri.

Korban meninggal dunia usai diseret dan dilempar dari ketinggian dua meter oleh tetangganya bernama Darmawan (47), Selasa (1/1/2019). Sebelumnya Adriayana sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Polri, Kramatjati.

Tetangga Korban Didi mengatakan, kasus penganiayaan berawal saat korban bermain bersama ibu korban di ruang tamu rumahnya, Jalan Buah Gang Sari, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kemudian ibu korban pergi ke dapur. Saat kembali sudah mendapati putri semata wayangnya dianiaya pelaku.

Yulia kemudian berteriak meminta tolong. Didi yang kebetulan tengah nongkrong langsung menghampiri. Namun, Didi tidak sempat menolong korban.

“Saya sedang ngopi, baru satu teguk, dengar ibu-ibu minta tolong. Saya naik, lihat pelaku sudah melempar bayinya,” kata Didi di rumah korban, Kamis (3/1/2018).

Tak menunggu lama, Didi kemudian berusaha menyelamatkan korban dengan membawa ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku melarikan diri pulang ke rumah.

“Kondisi sudah enggak gerak, tapi saya tetap ke UGD. Korban sudah koma sampai satu hari satu malam,” ujar dia.

Menurut Didi, dari informasi keluarga, sebelum dilempar korban sempat dianiaya dan diseret oleh pelaku. Tetangga menduga pelaku nekat melakukan aksi keji tersebut lantaran mengalami gangguan jiwa.
“Korban sempat dianiaya, diseret. Katanya pelaku ada gangguan jiwa,” ucap dia.

Pelaku sudah diamankan ke Polsek Pasar Rebo dan diserahkan ke rumah sakit jiwa untuk menjalani pemeriksaan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Kepolisian.

Related Post

Comment