Lyra Virna Dituntut 1 Bulan Penjara

Bungaeka 4 1 19 Wow
Lyra Virna Dituntut 1 Bulan Penjara

terasjakarta.id


Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik ADA Tours yang menyeret aktris Lyra Virna kembali digelar di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/1). Dalam sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan itu, Lyra dituntut 1 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Hal ini dibenarkan oleh kuasa hukum Lyra, Kustanto Arief Wibowo.


"Jaksa penuntut umum itu lebih mengedepankan pada pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 UU ITE yang mana di dalam pasal tersebut adalah ancaman hukumannya maksimal 4 tahun cuma dalam hal perkara mba Lyra Virna ini untuk tuntutannya itu oleh JPU dituntut satu bulan," ungkap Kustanto saat dihubungi kumparan melalui pesan singkat.


Terkait tuntutan tersebut, pihak Lyra kata Kustanto akan mengajukan pleidoi pada sidang yang digelar pada 9 Januari mendatang.


"Untuk tuntutan tersebut kita selaku pihak dari mba Lyra ya tentunya akan kita pertimbangkan. Yang mana pertimbangan tersebut akan kita masukan dalam pleidoi semua keterangan saksi. Semua proses persidangan yang berjalan akan kita masukan dalam pleidoi, apalah keterangan saksi yang dihadirkan JPU kemudian para ahli, baik ahli bahasa maupun ahli hukum pidana. Nah, itu akan kita kupas dan masukkan dalam pleidoi," katanya.

Kustanto juga menyebut kalau kliennya sempat merasa shock atas tuntutan jaksa.


"Ya, walaupun itu hanya tuntutan pastilah namanya orang dalam hal ini selaku korban, selaku calon jamaah umroh atau haji yang akan melaksanakan ibadah malah jadi pesakitan. Dijadikan sebagai terdakwa, ini kan pasti tetep ada shock," tandasnya.


Kasus ini bermula dari laporan Lasty pada Mei 2017. Lasty melaporkan aktris Lyra Virna atas dugaan pencemaran nama baik. Awalnya, Lyra dan suami ingin menunaikan ibadah haji dengan jalur Ongkos Naik Haji (ONH) Plus melalui biro perjalanan milik Lasty.

Namun, Lyra batal berangkat dan meminta pengembalian uang yang telah dibayarnya kepada pihak Lasty. Pada akhir April 2017, Lyra akhirnya menuliskan curahan hati di Instagram lantaran uangnya tak juga dikembalikan oleh Lasty.


Namun, alih-alih mendapatkan pengembalian uangnya, Lyra justru dilaporkan Lasty ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 19 Mei 2017, dengan nomor perkara LP/2424/V/2017/PMJ/Ditreskrimsus.


Lyra Virna juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik pada 16 Maret 2018.

Related Post

Comment