Sandiaga: Indonesia Membutuhkan OK OCE Atasi Pengangguran dan Pengembangan UMKM

Potan 4 1 19 RI-1
Sandiaga: Indonesia Membutuhkan OK OCE Atasi Pengangguran dan Pengembangan UMKM

Cawapres 02 Sandiaga Uno (istimewa)

terasjakarta.id

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno melanjutkan safari di Pulau Jawa. Ia mengundang calon-calon wirausaha peserta pelatihan kewirausahaan OK OCE Prasasti di sebuah restoran Sambal Hijo Sambal Dadak (SHSD) di Jalan Internasional Karawang Barat, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019).

Pelatihan kewirausahaan pemasaran digital yang disampaikan oleh Sekjen OK OCE Indonesia, A. Zulfiqar Priyatna, dan pembuatan aneka rendang, dan pembuatan kue yang dibawakan oleh Novalina membantu usaha kuliner.

Diikuti sekitar 100 orang dari berbagai komunitas dan latarbelakang profesi, di antara yang lain emak-emak muda atau ibu rumah tangga, generasi milenial, dan juga buruh pabrik. 

Turut hadir juga Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, Koordinator Nasional OK OCE Prasasti, RH Victor Aritonang, Wakil Koornas OK OCE Prasasti Soni Laksono; yang juga Ketua KADIN Jakarta Selatan, Bendahara OK OCE Prasasti M. Fikri, dan sejumlah tokoh penggerak lainnya dalam wadah OK OCE Indonesia.

"Saya selalu menyempatkan datang ke OK OCE Prasasti, pelatihan, karena ini kegiatan yang terlepas dari proses politik, kan kekuasaan politik itu tiada yang bisa menentukan, selain Allah" ujar Sandiaga Uno menemukan Gerakan OK OCE.

Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, bahwa jika dia mendapat amanah dalam Pilpres 2019, menjadi wakil presiden, maka OK OCE akan menjadi program prioritas nasional.

Mencermati tantangan bangsa saat ini, tentang pembangunan infrastruktur dan peningkatan angka pertanggungan, Sandiaga yang juga pengusaha nasional, mengemukakan tentang pemerintah dan dunia usaha harus bekerja sama untuk, bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi lebih memfokuskan untuk menyediakan solusi bagi keperluan yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat.

"Sebab, mencari kerja susah, daya beli masyarakat lemah karena harga-harga kebutuhan pokok naik. Disitu harus ada solusinya.Nah OK OCE adalah solusi yang tepat," tutur Sandiaga.

Lebih lanjut mantan Wakil Gubeenur DKi Jakarta ini menambahkan, kegiatan UMKM harus tetap menjadi yang terdepan.

"Faktanya 97 persen dari lapangan kerja itu dari UMKM, jadi kalau kita mau fokusnya harus menfemvangkan UMKM. Kalau kita fokus usaha besar, lapangan usahakan 3 persen," ujar Sandiaga.

Sementara itu Koordinator Nasional OK OCE Prasasti, RH Victor Aritonang mengatakan, selama ini kegiatan UMKM belum maksimal. Untuk pihaknya berharap pada 2019 akan banyak lapangan kerja tercipta dari kegiatan UMKM.

"Selama ini UMKM belum menunggu dengan maksimal. Semoga ditahun 2019, kita bisa buka banyak lapangan kerja," kata Victor Aritonang. (Ramdhani)



Related Post

    Article not found!

Comment