Advertisement

Jumat, 4 Januari 2019 16:25 WIB

Katar: Gubernur Gunakan Hak Jawab Sebelum Lapor Dewan Pers

Erwan —News
Katar: Gubernur Gunakan Hak Jawab Sebelum Lapor Dewan Pers
Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru, Sugiyanto (foto terasjakarta.id)
terasjakarta.id - Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, Gubernur Anies sebaiknya mengunakan hak jawab atau hak koreksi tidak terburu-buru melaporkan media yang dinilainya salah memberitakan tentang dirinya ke Dewan Pers.


"Sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers pada pasal 1 butir 11, bahwa Gubernur Anies memiliki kesempatan untuk menyampaikan hak jawab," ujar Sugiyanto di Jakara Utara, Jumat (4/1/2019).


"Hak jawab adalah seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. Seharusnya Pak Gubernur Anies dan timnya tidak terburu-buru ingin melaporkan media ke Dewan Pers," tambah pria yang akrab disapa SGY itu.


Untuk diketahui, salah satu media massa online memberitakan soal Gubernur Anies telah bersurat ke Menteri Dalam Negeri yang meminta pemilihan wakil gubernur ditunda sampai pilpres selesai. Namun hal itu dibantah Anies.


"Enggak, enggak ada," ucap Anies di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).


Atas adanya pemberitaan disalah satu media tersebut, Anies mengaku akan melayangkan surat laporan kepada Dewan Pers. Sebab jelas Anies, berita itu tidak berdasarkan fakta.


Lebih lanjut Anies mengatakan, pihaknya pada dasarnya mengizinkan media manapun membuat berita dan melakukan peliputan di Balai Kota. Namun demikian dirinya berharap semua pemberitaan harus berdasarkan fakta bukan fiksi apalagi fitnah.


"Kami akan mengirimkan surat ke Dewan Pers, memprotes berat berita hoax itu, karena tidak ada dasarnya. Jadi, silahkan menulis apapun, tapi tolong jangan menulis fiksi, apalagi fitnah. Tulis fakta saja," tegas Anies.(ramdhani)

Anies Dewan Pers Katar

Loading...

Related Post



Comment