Andi Arief Keluhkan Perlakuan Polisi di Rumahnya

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
5 1 19 News
Andi Arief Keluhkan Perlakuan Polisi di Rumahnya

foto istimewa

terasjakarta.id - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief memberikan reaksi atas tindakan polisi yang menggeruduk rumahnya di Lampung. Dia menyebut langkah tersebut tidak seperti di negara demokrasi


"Ini bukan negara komunis. Penggerudukan rumah saya di Lampung seperti negara komunis. Mohon hentikan Bapak Presiden," kata Andi melalui Twitternya. Sabtu (5/01/2019).


Dilansir dari viva.co.id, Andi berharap kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tidak kejam terhadap rakyat. Dalam kasus ini, dia merasa tidak bersalah. "Salah saya apa. Kenapa saya hendak diperlakukan sebagai teroris. Saya akan hadir jika dipanggil dan diperlukan," ujarnya


Nama Andi Arief kembali menjadi perhatian publik setelah menyampaikan adanya kabar tujuh kontainer surat suara yang dicoblos di Tanjung Priok. Dia meminta KPU untuk mengeceknya. (Erwan)

Related Post

Comment