Ketua KPK Tak Akan Hadiri Debat Perdana Capres dengan Alasan Jaga Indepedensi

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
6 1 19 News
Ketua KPK Tak Akan Hadiri Debat Perdana Capres dengan Alasan Jaga Indepedensi

terasjakarta.id


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo akhirnya bersedia menjadi panelis untuk debat capres perdana. Namun, dia mengaku tak akan hadir dalam acara debat yang digelar pada 17 Januari nanti dengan alasan tetap menjaga independensinya.

"Kalau buat soal (panelis) kita mau bantu, akan berkontribusi. Tapi terkait tanggal 17 waktu debat kami tidak akan datang supaya tidak ada kesan kami ditarik ke politik," kata Agus, di Hotel Mandarin, Jakarta, Sabtu (5/1/2019).

Menurut dia, panelis diperbolehkan untuk tidak hadir saat debat berlangsung. Dia mengaku, akan menghadiri jika mendapat undangan sebagai kepala lembaga negara. "Kalau pun datang hanya sebagai tamu," ujarnya.

Agus mengatakan, dirinya bersama pakar hukum Internasional Hikmahanto Juwana, mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, dan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik merupakan panelis yang diusulkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara pengajar hukum tata negara dan hukum administrasi negara Bivitri Susanti, serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis merupakan usulan dari kedua tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Agus menyampaikan, hingga saat ini enam panelis tersebut sedang merumuskan pertanyaan-pertanyaan untuk diajukan kedua pasangan calon. Dalam debat perdana itu, KPU telah menetapkan tema atau isu yang akan diangkat antara lain hukum, korupsi, HAM, dan terorisme.

"Jadi belum jadi sama sekali soalnya. Kita belum (selesai), masih diskusi," katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan enam orang menjadi panelis debat perdana pasangan capres dan cawapres. Keenam panelis itu pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana, mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, dan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Kemudian, pengajar hukum tata negara dan hukum administrasi negara Bivitri Susanti, hukum tata negara Margarito Kamis dan Ketua KPK Agus Rahardjo. Sementara mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo dicoret dari daftar panelis.

"Panelis akhirnya kita memutuskan hanya ada enam setelah kita tadi malam bersepakat bersama membahas ada Bawaslu, ada tim paslon 01 dan 02," ujar Ketua KPU, Arief Budiman di Hotel Mandarin, Jakarta, Sabtu (5/1/2019).

Related Post

Comment