Advertisement

Minggu, 6 Januari 2019 16:40 WIB

Seknas Prabowo-Sandi Ajak Masyarakat Tak Menggunakan Kantong Plastik

Potan —RI-1
Seknas Prabowo-Sandi Ajak Masyarakat Tak Menggunakan Kantong Plastik
foto terasjakarta.id
terasjakarta.id

Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi launching Kampanye Peduli Lingkungan. Sampah plastik, sangat mencemari lingkungan lantaran sulit untuk didaur ulang. Karena itu, Ketua Seknas Prabowo-Sandi, Muhamad Taufik mengungkapkan, pasangan nomor urut 2 akan terus mengkampanyekan gerakan anti sampah plasik.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI itu menjelaskan, langkah kongkret Seknas Prabowo-Sandi mengurangi sampah plastik pihaknya telah menyebarkan 20 ribu tas kertas sebagai pengganti, ke semua pasar tradisional di Jakarta. Sebab, jika sampah platik tidak dihentikan efeknya buruk sekali terhadap lingkungan.

’’Ini berdasar hasil kajian dan diskusi kami dengan ahli lingkungan. Berbahaya sekali sampah plastik. Jadi, ketika menjaga ini, itu bukan hanya menjaga masa hidup ke depan,’’ kata Ketua Seknas Prabowo-Sandiaga, Muhamad Taufik di poskos Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Tas kertas itu berwarna cokelat dengan logo Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga. Ada tulisan 'PEDULI LINGKUNGAN', nama Prabowo-Sandiaga, serta Limbah Plastik Mengandung Zat-zat Kmia Berbahaya Bagi Lingkungan dan Kesehatan.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD DKI itu menjelaskan, secara bertahap Seknas Prabowo-Sandi akan kampanye gerakan anti sampah plstik ke beberapa daerah di Indonesia. Di antaranya, Jakarta, Semarang, Pekanbaru, Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT). 

’’Nanti relawan dan caleg yang bergerak ke pasar-pasar tradisional,’’ jelas Taufik.

Alasan, gerakan menukar kantong plastik dengan kantong kertas di pasar tradisional, kata Taufik, di sana lah lebih banyak menggunakan plastik. 

’’Apa saja, beli cabai pakai plastik, beli daging pake plastik. Pasar tradisional ya yang saya temui di Jakarta dan di berbagai daerah pun seperti itu,’’ ujar Taufik.

Taufik berharap kepedulian masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik akan semakin meningkat. Pihaknya pun akan terus menyusuri pasar-pasar tradisional di wilayah lain setelah launching pertama saat ini berjalan dengan baik.

“Mudah-mudahan ini merangsang semua orang untuk sama-sama bergerak menjaga lingkungan. Mudah-mudahan dalam tiga hari habis, kita cetak lagi," ungkapnya.  

Taufik mengatakan, dalam waktu dekat Seknas akan menyasar ke dermaga dermaga penyeberangan ke Pulau Seribu. Sebab, di sana sampah plastiknya sudah sangat mengkhawatirkan. 

’’Semua yang akan menyebrang akan ditukar plastiknya dengan kantong ini secara gratis,’’ pungkasnya.(ramdhani)




Seknas Prabowo-Sandi Ajak Masyarakat Tak Menggunakan Kantong Plastik

Loading...

Related Post


 


Comment