Advertisement

Sebelum Cicipi Salad Yee Sang Saat Imlek, Kamu Harus Tau Fakta-Faktanya!

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 31

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 31
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 309
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
19 1 19 China Town
Sebelum Cicipi Salad Yee Sang Saat Imlek, Kamu Harus Tau Fakta-Faktanya!

foto istimewa

terasjakarta.idTahun Baru Imlek merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu antara Tionghoa. Imlek senantiasa menjadi ajang silaturahmi dan momen pertemuan keluarga dan para kerabat dekat.


Dalam menyemarakkan Imlek, orang-orang Tionghoa memiliki tradisi untuk menerima meriah. Selain angpao, acara santap bersama pun tak boleh luput.

Salad yee menjadi salah satu santapan yang “meriah”. Pasalnya, keluarga dan para kerabat akan melakukan sesuatu seremoni yang seru sebelum menyantap sajian salad ini.

Apa itu salad yee sang? Berikut Terasjakarta.id  menyajikan fakta tentang salad yee sang: 

1. Dua bahan utama

Dua bahan utama yang harus ada adalah daging ikan mentah serta aneka jenis sayuran yang halus hingga halus. Sebelum dicampur, daging ikan mentah dibubuhi air jeruk dan bubuk jahe siap dimakan.

2. Makna yang dalam

Yee bernyanyi dari frase “yu sheng” yang berarti ikan segar alias mentah (“yu”: ikan; “sheng”: mentah).

Istimewanya, "yu sheng" yang berarti ikan mentah dilafalkan sepenuhnya dengan "yu sheng" yang berarti kelimpahan hidup. Dengan demikian, salad yee bernyanyi di hari raya Imlek mewakili harapan akan kelimpahan hidup di tahun yang baru.

3. Tata cara seremoni yang elok dilihat

Keluarga dan kerabat dekat yang harus menyantap salad yee sang akan mengitari meja makan dengan sumpit di tangan. Lalu, mereka akan mengangkat bahan salad tinggi-tinggi dengan sumpit masing-masing secara bersamaan.

Praktik lebih tampak mengundang karena setiap orang wajib meneriakkan “lo hei” yang berarti “mengangkat bersama”, sekaligus simbolisasi harapan agar “sukses bersama”.

Semakin tinggi Anda mengangkatnya, maka semakin baik.

4. Tradisi masyarakat nelayan

Dikutip dari buku Peranakan Tionghoa di Kuliner Nusantara (2013), pada dasarnya bahan ikan mentah muncul di khazanah kuliner Tionghoa umum, tidak seperti pada kuliner Jepang.  

Pentingnya, tradisi ini berasal dari wilayah Guangzhou yang dihadiri nelayan, sejak zaman Dinasti Song.

5. Lebih populer di Singapura dan Malaysia

Seremoni sambil hidangan salad yee baru mulai populer di Indonesia sekitar 5-10 tahun yang lalu, namun tidak di Singapura dan Malaysia.

Bahkan, salad yee sang telah dikukuhkan sebagai salah satu makanan warisan oleh Jabatan Warisan ( Departemen Warisan Nasional ) Malaysia.

Meski demikian, beberapa pihak di Singapura juga mengklaim hidangan ini. Kabarnya, yee bernyanyi mulai dipopulerkan lagi di mulanya di Restoran Lai Wah, Singapura, yang dulu masih termasuk wilayah Malaysia.

6. Ikan salmon menjadi primadona

Sebetulnya, tradisi yee bernyanyi tidak mematok pakem khusus tentang jenis ikan yang disajikan.

Mengutip News 24 , kompilasi salad yee bernyanyi mulai naik daun di Singapura, sebagian besar tamu restoran meminta salmon sebagai ikan suguhan. 

Tak heran, kini banyak hotel yang menyajikan salad yee bernyanyi menggunakan ikan salmon, termasuk hotel-hotel di sekitar Jakarta.

7. Disantap pada hari ketujuh Imlek

Hal ini berlaku pada versi autentik seremoni salad yee sang, sesuai pada mitologi Cina kuno.

Dalam kisah mitologi itu, hari ketujuh pada bulan pertama kalender Lunar China menjadi istimewa, diterima dari China Daily . Sebabnya, di hari demi hari berlalu, dewi pencipta dunia, menciptakan manusia 

Namun, seiring perkembangan zaman, hal ini berhasil dikesampingkan atau bahkan tidak lagi disadari. (Bahar)

Related Post

Comment