Loading...

Advertisement

Banjir, Tanah Longsor, dan Banjir Bandang Landa 12 Desa di Mojokerto

Banjir, Tanah Longsor, dan Banjir Bandang Landa 12 Desa di Mojokerto
foto istimewa
Editor : Admin News — Sabtu, 19 Januari 2019 16:31 WIB
terasjakarta.id - Hujan dalam waktu lama pada Jumat (18/1) malam mengakibatkan 12 desa di Kabupaten Mojokerto dilanda bencana alam. Mulai dari banjir, tanah longsor, hingga banjir bandang.

Data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mojokerto pagi ini merinci, banjir kemarin malam terjadi di Desa Jasem dan Purwojati di Kecamatan Ngoro, Desa Tunggalpager di Kecamatan Pungging, Desa/Kecamatan Bangsal, serta Desa Jumeneng dan Sadartengah di Kecamatan Mojoanyar.

Banjir sempat merendam 100 rumah di Dusun Kauman, Desa Bangsal dan 22 rumah di Dusun Ngijingan, Desa Purwojati. Sementara di desa lainnya, banjir hanya menggenangi jalan dan sawah sekitar 10 hektare.

Tak hanya Banjir, tanah longsor juga terjadi di 2 desa. Salah satunya di Dusun Balaikambang, Desa Seloliman, Trawas. Material longsor berupa lumpur, bebatuan dan kayu menutup jalan antar dusun sepanjang 100 meter. Longsor juga merusak 2 kandang ternak dan 2 tiang listri.

"Tidak ada korban jiwa, kami sudah datangkan alat berat untuk pembersihan longsor," kata Kepala BPBD Mojokerto Moch Zaini seperti dilansir detikcom, Sabtu (19/1/2019).

Tanah longsor di Desa Wiyu, Kecamatan Pacet tergolong lebih parah. Area persawahan longsor menerjang permukiman penduduk yang jaraknya sekitar 200 meter di bawahnya. Material longsor merusak 3 rumah warga dan mengakibatkan 1 orang cedera.

Sedangkan banjir bandang menerjang 3 desa di Kecamatan Kutorejo. Di Desa Kertosari, banjir bandang menghanyutkan 2 warung, tembok sebuah toko, pagar 2 rumah, merusak 1 rumah warga dan jembatan antar desa.

Di Desa Jiyu, banjir bandang merobohkan separuh rumah milik Lamat. Selain menghanyutkan sebagian perabotan di dalam rumah, arus banjir juga menyeret 2 sepeda motor, 10 karung gabah dan 5 karung pupuk.

Sementara di Dusun Jatisari, Desa Gedagang, banjir bandang menerjang 9 rumah warga. Berbagai barang di dalam rumah tersebut terseret oleh derasnya arus air. Mulai dari perabotan rumah, 2 sepeda motor hingga 1 mobil. Banjir juga merobohkan pagar, tempat parkir dan tandon air sebuah masjid, serta pagar jembatan.

"Saat ini proses pembersihan di lokasi," tandas Zaini.

Dampak banjir bandang tak kalah parah di Dusun Watusari, Desa Wotanmas Jedong, Ngoro. Material lumpur bercampur bebatuan besar dan kayu menutup jalan desa sepanjang 30 meter. Banjir bandang juga merusak 4 rumah warga, serta menghanyutkan 4 kambing milik Legini (40). (Bahar)

Banjir Tanah Longsor Banjir Bandang

Loading...

Related Post