Polisi Tangkap Pembunuh Sadis dan Pemerkosa Mahasiswi UIN Palembang

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
2 2 19 News
Polisi Tangkap Pembunuh Sadis dan Pemerkosa Mahasiswi UIN Palembang

terasjakarta.id


Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Fatmi Rohanayanti (20), akhirnya ditangkap Polres Muara Enim. Pelaku Upuzan Sairan (30) merupakan residivis kasus serupa pada tahun 2010.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono mengatakan, Tim Satuan Reserse dan Kriminal Polres Muara Enim dibantu Satuan Jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap pelaku pada Jumat malam (1/2/2019). 

“Karena melawan dan ingin melarikan diri dari kejaran petugas, polisi terpaksa melakukan tindak tegas dengan menembak kedua kaki pelaku,” kata Afner, Sabtu (2/2/2019). 

Afner mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan polisi pada tersangka yang menunggui sebuah lahan. Dia diketahui seorang residivis kasus Pasal 365 atat 3 KUHP atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang mati. Pelaku sudah menjalani hukuman di Nusa Kambangan selama kurang lebih sembilan tahun dan baru keluar dua tahun.

Untuk memastikan kecurigaan polisi pada residivis tersebut, Polres MUara Enim melibatkan Tim Laboratorium Forensi (Labfor) Polda Sumsel dan Tim Jatanras Polda Sumsel. “Tim selanjutnya memeriksa sperma di badan korban dan dibandingkan dengan laki-laki yang kami curigai. Hasilnya, spermanya identik dengan yang ada di tubuh korban. Dengan demikian tidak bisa lagi yang bersangkutan mengelak,” katanya.

Sementara pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan, Upuzan Sairan mengakui perbuatannya membunuh korban. Awalnya dia hanya ingin memilik sepeda motor korban, namun akhirnya membunuhya. Dia juga memerkosa korban dua kali, sebelum dibunuh dan sesudah dibunuh.

Mahasiswi UIN Palembang, Fatmi Rohanayanti (20), warga Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, ditemukan tewas dengan kondisi tanpa busana, di semak belukar di Desa Kebun Menanti, Kecamatan Klekar, Muaraenim, Kamis (31/1/2019) sore.

Jenazah korban Fatmi ditemukan di semak belukar di Desa Kebun Menanti, Kecamatan Klekar, Muaraenim, Kamis (31/1/2019) sore. Mulut korban disumpal dengan bra dan jilbab. Sementara tangan dan kakinya diikat menggunakan baju dan celana korban. Selain itu, di leher korban ditemukan bekas jeratan dan di bibirnya ada bekas pukulan.

Menurut ibu korban, Herawati, sebelum kejadian, korban sempat mengantarkan kedua orang tuanya pergi ke kebun untuk menyadap getah karet. Namun, usai  mengatar kedua orang tuanya, korban tidak pulang ke rumah hingga menjelang sore. Beberapa jam melakukan pencarian, warga menemukan jasad korban tanpa busana di kebun milik kepala Desa Suban.

Related Post

Comment