Advertisement

Bawaslu DKI Buka Lowongan Pengawas TPS, Ini Persyaratannya

Potan 4 2 19 RI-1
Bawaslu DKI Buka Lowongan Pengawas TPS, Ini Persyaratannya

foto istimewa

terasjakarta.id


Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta membuka rekrutmen pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2019. Bawaslu menyebut butuh 29.010 pengawas.

"Jumlah pengawas TPS yang dibutuhkan 29.010," kata Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi, melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/2/2019).

Rekrutmen digelar serentak pada 11-21 Februari 2019 di seluruh kantor Kecamatan (Panwascam).

Seperti menurut Puadi, persyaratan yang dibutuhkan yaitu:

1. WNI; Lama minimal 25 (dua puluh lima) tahun.

2. Setia untuk Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

3. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;

4. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;

5. Sekolah menengah bawah atau sederajat;

6. Pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan / desa lokal;

7. Mampu penuh jasmani, rohani, dan bebas dari narkotika;

8. Mengundurkan diri dari pemilihan partai politik sekurang-tinggi 5 (lima) tahun pada saat mendaftar;

9. Mengundurkan diri dalam pemerintahan, jabatan di pemerintahan, dan / atau di badan usaha milik negara / badan usaha milik daerah saat mendaftar;

10. Tidak pernah dipidana penjara selama 5 (lima) tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat persetujuan;

11. Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat persetujuan;

12. Bersedia tidak memegang kepemimpinan politik, jabatan di pemerintahan, dan / atau badan usaha milik negara / badan usaha milik daerah selama masa pemerintahan disetujui;

13. Tidak ada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

Para peminat dapat segera mengirimkan berkas ke Panwascam mulai tanggal 11 Februari 2019.

1. Formulir Pendaftaran

2. Foto copy Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)

3. Pas foto setengah badan terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 2 (dua) lembar;

4. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan / dilegalisir atau mengirimkan foto copy ijazah terakhir dengan memilih ijazah asli;

5. Formulir Daftar Riwayat Hidup;

6. Formulir Surat Pernyataan, Formulir dapat diunduh di situs web Bawaslu Provinsi DKI Jakarta

http://jakarta.bawaslu.go.id/pengumuman/

Setelah pemilihan dan wawancara yang berlangsung hingga 21 Februari 2019, Bawaslu DKI akan meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat mulai tanggal 27 Februari 2019 hingga 1 Maret 2019.

Pengawas TPS terpilih akan diumumkan mulai 8-12 Maret 2019. Setelah itu, Bawaslu DKI akan menggelar pelantikan dan bimbingan teknis (bimtek) pada 25 Maret 2019.

Meminta agar putra-putri DKI dapat menggunakan kesempatan ini untuk aktif meminta di Pemilu 2019.

"Gunakan dan manfaatkan peluang ini agar rakyat dapat membahas dan mengawal setiap TPS-TPS dari potensi kecurangan-kecurangan yang akan terjadi pada pemilihan serentak 2019," kata dia.(ramdhani)

Related Post

    Article not found!

Comment