Innalillahi, KH Fadli Badjuri Wafat di Usia 112 Tahun

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
14 3 19 News
Innalillahi, KH Fadli Badjuri Wafat di Usia 112 Tahun

terasjakarta.id


Kabar duka datang dari Bandung. KH Fadli Badjuri, kiai berusia 112 tahun wafat di kediamannya, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3) sekitar pukul 05.45 WIB.

"Assalaamu'alaikum. Telah meninggal dunia. Almukarrom Abah Fadli Badjuri, hari ini, Kamis jam 05.45,. Mohon maaf atas kekhilapan. Mohon sambung doanya," kata Ketua Lesbumi Kabupaten Bandung, Dadan Ahmad Hamdani, dikutip dari NU Online.

Kabar duka itu dibenarkan oleh salah seorang putra KH Fadli Badjuri, Abdul Fatah Badjuri.

KH Fadli Badjuri merupakan seorang yang berusia panjang, yaitu 112 tahun. Menurut Fatah, dalam catatan keluarganya, sang ayah lahir bulan Maret tahun 1907.

Fatah menambahkan, ayahya merupakan kiai kelahiran Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Leluhur sang ayah juga masih memiliki pertautan dengan leluhurnya Syaikhona Kholil Bangkalan, gurunya Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari.

Pada usia muda, KH Fadli Badjuri merantau ke Jawa Barat mengikuti saudaranya yang mengelola rumah makan terkenal di Kota Bandung pada zamannya, Rumah Makan Madrawi. Rumah makan tersebut pernah disambangi para pemimpin dunia yang hadir pada Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955, di antaranya Gamal Abdul Naser (Mesir) dan Jawaharlal Nehru (India).

Related Post

Comment